Ini hanyalah sajak kenangan dua tahun lalu.... Saat aku harus memilih diantara jalan yang berliku Saat aku harus mengambil keputusan yang amat kaku Saat aku harus menemukan relung-relung qalbu Saat aku harus menemukan kebahagiaan semu Namun tak satupun jua yang dapat kutemui, sekedar untuk menemaniku mengarungi samudera hidup Samudera luas yang tak mengenal batas waktu Kemana!! Kemanakah orang-orang yang kukasihi Kemanakah sosok manusia yang kusayangi Semuanya pergi entah kemana Meninggalkanku seorang diri Dalam kehampaan dan kekosongan... Aku sedih... Aku menangis, menangis sejadi-jadinya Tak ada yang memahamiku Bahwa luka batinku semakin parah Hingga putus asa mulai menghantuiku Namun takdir berkata lain..., Aku mulai sadar tentang banyak hal Bahwa di dunia tak semata-mata benar Namun juga tak selalunya salah Semua bertumpuk pada suatu persepsi Yang akan menentukan sebuah keputusan Apakah ini benar ataukah ini salah Maha Benar Al-Qur'an yang mengandung firman Tuhan Yang mengungkapkan sebuah kalimat pernyataan Bahwa tidak semua apa yang disangka manusia itu baik adalah baik Namun tidak semua apa yang disangka manusia itu buruk adalah buruk Kembalilah kepada Tuhanmu wahai hamba-hamba yang lemah Kembalilah demi mendapatkan RidhoNya.. Kembalilah... Dan kini, Barulah aku menyadari Aku menyadari bahwa Allah tempat segala-galanya Tempat aku berlindung.. Tempat aku meminta.. Tempat mengharapkan kasih sayang.., Berharap belaian cinta.., Berharap sebuah kepastian.., Yaa Allah ya Tuhanku.. Tolonglah hambaMu yang lemah ini Bimbinglah hamba menuju jalanMu Lindungilah... Lindungilah hamba dari segala kejahatan Jauhilah hamba dari segala kesedihan dan kesengsaraan Jadikanlah hamba sosok makhluk yang teguh Sebagaimana teguhnya hamba-hambaMu Cintailah hamba yang penuh dengan kesalahan dan dosa Maafkanlah hamba yang telah berbuat nista Yang telah melupakanMu Janganlah Engkau sia-siakan hambaMu Dalam kehampaan dan kekosongan jiwa Rindukanlah hamba pada kehidupan yang mulia Dan jadikanlah kematian hamba dalam keadaan mulia Dalam ridhoMu...
Rabu, 11 Agustus 2010
Dalam Kehampaanku
Cinta Seorang Gadis Buta
Ambillah hikmah dari kisah di bawah ini, apakah kita seperasaan menanggapinya.
Pada suatu hari ada seorang gadis buta yg sangat membenci dirinya sendiri. Karena kebutaannya itu. Tidak hanya terhadap dirinya sendiri, tetapi dia juga membenci semua orang kecuali kekasihnya.
Kekasihnya selalu ada disampingnya untuk menemani dan menghiburnya. Dia berkata akan menikahi gadisnya itu kalau gadisnya itu sudah bisa melihat dunia.
Suatu hari, ada seseorang yang mendonorkan sepasang mata kepada gadisnya itu Yang akhirnya dia bisa melihat semua hal, termasuk kekasih gadisnya itu .
Kekasihnya bertanya kepada gadisnya itu , ” Sayangggg … sekarang kamu sudah bisa melihat dunia. Apakah engkau mau menikah denganku?” Gadis itu terguncang saat melihat bahwa kekasihnya itu ternyata buta. Dan dia menolak untuk menikahi si pria pacar-nya itu yg selama ini sudah sangat setia sekali mendampingi hidupnya selama si gadis itu buta matanya.
Dan akhirnya si Pria kekasihnya itu pergi dengan meneteskan air mata, dan kemudian menuliskan sepucuk surat singkat kepada gadisnya itu, “Sayangku, tolong engkau jaga baik-baik ke-2 mata yg telah aku berikan kepadamu.”
Hidup adalah anugerah
Hari ini sebelum engkau berpikir untuk mengucapkan kata-kata kasar -
Ingatlah akan seseorang yang tidak bisa berbicara.
Sebelum engkau mengeluh mengenai cita rasa makananmu -
Ingatlah akan seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.
Sebelum engkau mengeluh tentang suami atau isterimu -
Ingatlah akan seseorang yang menangis kepada Tuhan meminta pasangan hidup.
Hari ini sebelum engkau mengeluh tentang hidupmu -
Ingatlah akan seseorang yang begitu cepat pergi ke surga.
Sebelum engkau mengeluh tentang anak-anakmu -
Ingatlah akan seseorang yang begitu mengaharapkan kehadiran seorang anak, tetapi tidak mendapatnya.
Sebelum engkau bertengkar karena rumahmu yang kotor, dan tidak ada yang membersihkan atau menyapu lantai -
Ingatlah akan orang gelandangan yang tinggal di jalanan.
Sebelum merengek karena harus menyopir terlalu jauh -
Ingatlah akan sesorang yang harus berjalan kaki untuk menempuh jarak yang sama.
Dan ketika engkau lelah dan mengeluh tentang pekerjaanmu -
Ingatlah akan para penganguran, orang cacat dan mereka yang menginginkan pekerjaanmu.
Sebelum engkau menuding atau menyalahkan orang lain -
Ingatlah bahwa tidak ada seorang pun yang tidak berdosa dan kita harus menghadap pengadilan Tuhan.
Dan ketika beban hidup tampaknya akan menjatuhkanmu -
Pasanglah senyuman di wajahmu dan berterima kasihlah pada Tuhan karena engkau masih hidup dan ada di dunia ini.
Hidup adalah anugerah, jalanilah, nikmatilah, rayakan dan isilah itu dengan optimisme dan kerja keras.